Yuk Kenali Perbedaan Cotton Combed 24s dan 30s!

Lokasi geografis Indonesia berada pada garis ekuator bumi atau khatulistiwa. Alhasil, iklim di Indonesia adalah iklim tropis dengan kisaran suhu sekitar 31-35 derajat Celsius. Praktis, kondisi lingkungan ini menghasilkan sebuah kebutuhan akan pakaian atau sandang yang adem, berkualitas bagus, dan nyaman untuk dipakai. Kaos katun adalah opsi pakaian adem yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Namun, ternyata ada 2 jenis kaos katun yang biasa kita ketahui lho. Apa saja bedanya? Yuk simak artikel berikut!

Definisi Kaos Cotton Combed

Kaos Cotton Combed adalah kaos yang terbuat dari bahan kapas yang telah mengalami proses penyisiran atau combing. Kain cotton combed pada jenis kaos ini memiliki permukaan kain yang halus di tangan serta lembut. Berkat prosesnya, bahan kaos combed biasanya memiliki tingkat kelembutan yang lebih baik dibandingkan dengan bahan kaos katun lain, seperti kaos cotton carded. Kualitas kain cotton combed menjadikannya sebagai salah satu pilihan utama untuk bahan kaos yang bagus dan adem. Kaos cotton combed mampu menyerap keringat dan sirkulasi udara yang baik, cocok untuk lingkungan tropis.

Free photo shirt mockup concept with plain clothing

Bahan katun combed pada jenis kaos ini terdapat dua jenis yang umum dipakai, yakni cotton combed 24s dan cotton combed 30s. Masing-masing memiliki fungsi dan kualitas yang berbeda yang ditentukan oleh karakteristik kain katun combed masing-masing. Perbedaan antara keduanya meliputi gramasi kain, ketebalan kain, serta harga dan warna. Agar bisa memahami perbedaan antara cotton combed 24s dan cotton combed 30s, kita perlu memahami lebih dulu bagaimana proses penyisiran atau combing dalam proses produksinya. Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang proses combing bahan katun.

Proses Combing

Penyisiran atau combing adalah proses yang diterapkan pada bahan katun setelah ia mengalami proses carding. Sebelum bahan katun dipintal menjadi benang dan dijahit menjadi kain, katun akan melalui proses combing untuk mendapatkan material dengan kualitas lebih tinggi. Proses combing membantu menyingkirkan serat pendek serta impuritas dari bahan katun dengan menggunakan mesin dengan gerigi besi yang mirip sisir rambut. Hasilnya adalah katun dengan serat yang panjang, lurus, dan paralel antara satu sama lain (tidak saling menyilang/kusut).

Mesin combing cotton combed

Mesin combing katun umumnya dikenal dengan sebutan mesin sisir sistem Perancis atau French comb system. Mesin ini lebih sering dipakai dalam proses combing katun dibandingkan dengan sistem serupa yang bernama mesin sisir Noble atau Noble comb. Mesin sisir Perancis bekerja dengan menyusun serat kapas secara linier. Serat kapas ini dimasukkan ke mesin secara kontinyu, dengan gerigi sisir di dalam mesin bergerak menyisir kapas. Mesin sisir Perancis dianggap lebih unggul karena hasil sisiran atau combing darinya berbentuk hamparan yang bisa langsung dipintal, alih-alih mesin sisir Noble comb yang hasilnya berbentuk buntalan melingkar.

Perbedaan Cotton Combed 24s dan 30s

Katun yang telah mengalami proses combing kemudian dipintal menjadi benang dan dijahit ke kain membentuk kaos. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan juga permintaan pasar, variasi-variasi dari bahan katun combed ini pun muncul. Varian yang paling populer digunakan sebagai bahan kaos yang bagus untuk standar orang Indonesia adalah kain cotton combed 24s dan kain cotton combed 30s. Keduanya populer dibandingkan jenis kain katun lain untuk kaos karena keunggulannya di berat, ketebalan, harga, serta warna. Berikut ini adalah perbedaan masing-masing bahan kaos combed.

1. Ketebalan Kain

Angka 24 dan 30 pada kain cotton combed 24s dan 30s merujuk pada seberapa tebal kain katun tersebut.. Bahan kaos combed dengan kain katun dikatakan tebal atau tidak didasarkan pada hitungan benang dalam satu potong kain. Secara sederhana, semakin kecil angka pada kain cotton combed, maka akan semakin tebal kain tersebut. Alhasil, kaos cotton combed 24s memiliki tingkat ketebalan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kaos cotton combed 30s. 

rak kaos cotton combed 24s

Selain itu, huruf S dibalik nama kain cotton combed 24s dan 30s merujuk pada singkatan single knit. Single knit adalah cara merajut kain yang menggunakan satu jarum saja. Sehingga 24s artinya adalah dalam satu kain cotton combed tersebut terdapat ketebalan benang sebesar 24 yang dirajut dengan satu jarum. Walaupun kain cotton combed 24s lebih tebal dibandingkan dengan 30s, keduanya masih merupakan bahan kaos yang bagus di iklim tropis seperti Indonesia. Keduanya unggul dalam menyerap keringat bila dibandingkan dengan kaos yang terbuat dari bahan lain seperti polyester.

2. Gramasi Kain

Gramasi atau satuan berat kain adalah istilah ukuran berat sebuah kain yang dihitung dengan satuan gram/meter persegi atau gsm (gram/square meters). Dalam satu meter persegi, berapa berat kain tersebut ditentukan oleh besar benang yang dipakai untuk merajut dan juga kebijakan pabrik yang memproduksi kain tersebut. Gramasi kain diukur dengan memotong sampel kain menggunakan pemotong khusus dan ditimbang dengan timbangan gramasi kain. Selain itu, gramasi juga bisa diukur dengan rumus sebagai berikut

rumus menghitung gramasi kain

Terkait dengan berat jenis kain cotton combed masing-masing, cotton combed 24s biasanya memiliki gramasi kain di kisaran 175-185 gsm. Sebaliknya, cotton combed 30s biasanya memiliki gramasi kain di kisaran 140-150 gsm. Kisaran tersebut bukanlah angka pasti, karena tiap produsen kain akan memiliki gramasi tertentu. Namun, secara sederhana, kain cotton combed 24s akan selalu lebih berat dibandingkan dengan kain cotton combed 30s.Berat kain ini berpengaruh pada performa kaos pada saat cuaca dingin seperti saat hujan. Kaos dengan bahas kaos combed 24s akan terasa sedikit lebih hangat dibandingkan dengan kaos dari bahan kaos combed 30s.

3. Harga & Warna

kaos cotton combed warna biru

Karena keduanya berasal dari sumber bahan yang sama, yakni kapas atau katun, maka harga dan warna dari 2 jenis kaos cotton combed ini cenderung tidak terlalu berbeda jauh. Dari segi warna, baik kaos dengan kain cotton combed 24s ataupun 30s tersedia dengan varian warna cerah ataupun gelap. Hal ini membuatnya cocok untuk digunakan baik dalam kondisi kaos polos, ataupun sebagai bahan dasar dari kaos sablon. Ketersediaan warna biasanya ditentukan oleh stok perusahaan garmen atau konveksi.

Terkait dengan harga, biasanya harga kaos dari bahan kaos katun combed 24s cenderung lebih mahal dibandingkan dengan harga kaos dari bahan kaos katun combed 30s. Akan tetapi, perbandingan harga diantaranya tidak kentara terlampau jauh. Alhasil, dengan bahas kaos yang bagus seperti cotton combed, kaos dari 24s maupun 30s sama-sama memiliki harga yang cukup bersaing di pasaran. Baik dibeli satuan maupun partai, dijamin harganya tidak akan terlalu mahal dibandingkan dengan kaos dari bahan lain.

Baca artikel selanjutnya tentang Serba-Serbi Kaos Polo, Ternyata Menarik!


Demikian penjelasan mengenai perbedaan bahan kaos combed 24s dan 30s. Semoga bermanfaat dan informatif dalam menjawab pertanyaan Anda terkait dengan kaos cotton combed. Tertarik memesan kaos sablon dengan bahan kain cotton combed? Yuk pesan sekarang juga di Madani Konveksi! Hubungi kami disini!

Madani Konveksi menerima jasa konveksi seragam, kemeja, kaos, dan produk garment lainnya, tersedia gratis desain* dan garansi 99% Sesuai Sampel!

error: Content is protected !!
WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami siap menjawab segala pertanyaan Anda tentang Madani Konveksi
👋 Hai, Ada yang bisa dibantu? 😊